Homey

Prasasti perjalanan hidup yang indah, yang takkan mungkin pernah dilupakan

memang mungkin sudah dituliskan untuk kita dipertemukan di sini ya? siapa menyangka? setiap rencana Allah pasti baik, tergantung kita, mau diambil hikmahnya atau tidak :)

tentu bukan tanpa alasan kita bertemu disini. saya yakin, dengan kita memilih bertemu disini, atau memilih untuk dipertemukan disini, tentu kita telah berfikir jauh kedepan. ya kan sahabat? bersama sama makan lauk garam, itu kata orang tua dulu. bersusah susah, pergi meninggalkan orang tua, itu semua kita lakukan demi mencari ilmu. demi mencari jati diri. demi mencari jalan masa depan yang cerah. ya kan??

ya, hidup baru telah lama kami mulai. sangat berbeda sekali sejak pertama ditempa. sedih, prihatin, susah, tertekan. mungkit sudah biasa. sudah 3 tahun kami lalui.
bersama.... ya, bersama sama. saling membantu. saling menolong. susah dan senang kami lalui bersama. terjatuh? banyak tangan yang akan membantu kita berdiri. mereka baik kok, mereka mengerti, mereka perhatian. ya itulah sahabat. sahabat seperjuangan.
mungkin pengalaman kami tidak sama dengan anak anak pada umumnya. ditempa di berbagai aspek. berbagai bidang. menempa kami menjadi lebih dewasa. ya, itulah seperti yang saya rasakan saat ini.

mungkin sebagian orang belum pernah merasakan hidup bersama dengan banyak orang, yang kita tidak bisa ketahui sifat dan karakternya masing-masing. nah, di sinilah kami sekarang. belajar saling memahami. belajar menghadapi dan menyelesaikan setiap masalah yang ada. melatih pribadi menjadi lebih dewasa. iya kan sahabat?

itulah indahnya rencana Allah. tidak ada yang sia sia. tidak ada yang buruk. sudah 3 tahun jalan setapak singkat kita lalui. banyak bunga indah berduri tajam. banyak buah manis beracun. tanpa terasa, kita harus berpisah di persimpangan jalan.

jangan sedih sahabat...
memang berat,
tapi ini akan indah, saat waktunya tiba.
saat Allah mempertemukan kita dengan rencana indah lainnya.


Nafa Cisara, Angkatan13
SMAN 3 Unggulan Kayuagung

Sering kali kita berpikir, bagaimana caranya agar kita bisa kaya secara materil dengan waktu cepat, tapi sedikit di antara kita tidak memikirkan arti kaya yang sebenarnya, kebiasaan kita sangat menentukan arah yang akan kita lalui, ini sedikit motivasi buat agan-agan sekalian yang semoga berguna buat yang membacanya:

1. Kebiasaan mengucap syukur
Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik, tapi juga dalam kesussahan dan hari-hari yang buruk. Ada rahasia besar di balik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi di seluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah, “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini, aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur, namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat, kesehatan, keluarga, sahabat, dan sebagainya. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.


2. Kebiasaan berpikir positif


Read more.....
Dimana mana yang namanya jatuh itu pasti sakit, dimanapun. Kamu pasti pernah terjatuh, mungkin sejak belia, ketika kamu belajar berjalan, tertatih tatih, pelan tapi pasti, terjatuh itu pasti ada, pasti kamu rasakan, sakit bukan? Mungkin saat itu kita hanya bisa menangis. Meminta belas kasih sang bunda. Mengharap. Ketika kamu sudah anak anak. Belajar mengendarai sepeda. Terjatuh itu merupakan suatu kewajiban, mungkin. Tapi sekarang berbeda. Remaja, masa yang paling indah, masa dimana seseorang beranjak dewasa, masa mencari jati diri, labil. Terjatuh dalam masa remaja memiliki arti luas. Berada di puncak, membuat kita lupa, berada di atas angin dengan semua nikmat yang diberikan, membuat kita lupa daratan, kacang bak lupa kulit, itulah masa remaja. Masa terindah, disaat kita dipuncak, seringkali kita lupa dengan yang lain, teman, keluarga, kerabat, guru, bahkan tuhan. Saat itulah kita mulai terjatuh. Bagai terjun bebas dari atas gedung. Mungkin kita pernah mengalaminnya bukan? Tapi yakinlah bahwa tuhan sedang mengingatkan kita kembali, kasih sayangNYA, remaja dengan pencarian jati dirinya. Sakit terjatuh menjadi guru. "Kita selalu berpendapat, kita ini yang terhebat, kesombongan di masa muda yang indah" itulah masa masa yang terindah.
Ubun ubun, matahari, berdekatan.
Disepanjang jalan ku menyisir.
Disisi gersangnya bumi,
Didalam kejamnya dunia.
Kuberjalan, sendiri.
Dengan satu tujuan.
Terus menyisir, tanpa ragu.
Nampak.
Kulihat bayang jauh.
Sesuatu yang pernah ingin kupertahankan.
Kudekati, dengan langkah semu, malu tapi mau.
Benarkah itu dia.
Beriak hati ini.
Kuberlari mendekat, benarkah?
Ternyata,
Tiada siapa.
Hanya fatamorgana.
Terduduk ku diam.
Bersedih, kecewa.
Sungguh ku rindu kamu.
Tapi nampaknya mustahil.
Kamu sudah lama pergi, tanpa pamit.
Sakit dirasa, walau sedikit diingat.
Sudahlah. Kutahan pedihku.
Akan kulanjutkan perjalanan panjangku.
Aku dan Kamu
Nafa Cisara

Melangkah di pinggiran jalan Kota Tua, senja itu,
gelap, kelam, senyap bak kota hantu,
dingin berhembus di sela gorong kumuh,
Aku dan Kamu, berjalan berdua.
Mengucur tubuh, 
hujaman air turun dari langit,
terdekap badan kecut menggigil,
Aku dan Kamu, masih berjalan berdua.
Walau sampai akhir asa mu,
engkau berlari meninggalkanku,
membuatku termenung, terdiam,
walau tak terlihat, memancar air dipelupuk mataku,
tapi kau tak kukejar,
aku dan kamu sadar,
Kita hanya korban perkosaan waktu,
tak selamanya langit gelap gulita,
hujan badai pasti akan reda,
suka duka bersama pasti pupus oleh zaman,
teman seperjuangan sebuah cerita,
Aku dan Kamu, harus menemukan jalan sendiri.



BAHASA INDONESIA : CONTOH PARAGRAF ARGUMENTASI

Maraknya caleg dari kalangan selebriti, berkualitaskah ?

Inilah sisi gelap demokrasi. Jika perolehan suara terbanyak yang menjadi tujuan utama maka hukum popularitas dalam pemilu adalah mutlak. selebriti merupakan salah satu sorotan publik yang memiliki banyak perhatian dikalangan masyarakat zaman sekarang.
Politik Indonesia sekarang merupakan lahan baru bagi para selebriti, entah apa tujuan mereka, hanya sekedar meraih popularitas atau benar benar serius ingin mengubah jalan hidup dari dunia keartisan yang tak tentu masa depannya itu. Caleg dari kalangan selebriti harus membuktikan bahwa mereka akan menyibukkan masyrakat dengan prestasi, bukan dengan masalah pribadi seperti popularitas dan mencari uang semata tanpa adanya niat berpolitisi.
Sah saja apabila selebriti tersebut banting stir, tetapi harus didasari dengan pondasi yang kuat seperti kesungguhan dan tentunya pendidikan berpolitik. Sekarang banyak partai yang melirik caleg dari kalangan artis. Berdasarkan pengalaman pemilu 2009 Belajar dari Pemilu 2009, sejumlah parpol yang merekrut caleg dari kalangan selebriti artis. Nurul Arifin, Tantowi Yahya dari golkar, Diah Rieka Pitaloka dan Miing dari partai PDIP, Partai Demokrat ada Angelina Sondakh, Ajie Masaid (alm), Qomar. Dari PAN ada Wanda Hamidah, Eko Patrio, Primus dan lainnya.
Berdasarkan fakta dilapangan, kinerja artis dibangku legislative masih rendah. memang, artis mampu menjadi pemanis bagi partai untuk meningkatkan dan mendokrak elektabilitas partai. Tetapi seharusnya parpol memilih caleg tersebut harus berdasarkan beberapa kriteria umum seperti individu yang memenuhi syarat kelayakan seperti integritas, moralitas, kompetensi, dan tingkat elektabilitas yang memadai. Oleh sebab itu, harus diakui juga, ternyata banyak artis yang cukup memiliki potensi sebagai wakil rakyat. Ini karena para artis yang mampu ini, kualitas pendidikan tidak diragukan lagi. Tapi tidak dielakkan pula, Dari puluhan caleg artis yang mencalonkan diri menjadi legislative atau yang telah menjadi anggota legislatif tersebut ternyata tidak menjamin mereka akan sukses di bangku legislatif, tidak sedikit pula legislatif dari selebriti ini sering terbelit kasus korupsi, suap dan sebagainya.
Jadi kesimpulannya, boleh boleh saja artis mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, tetapi harus memenuhi syarat layaknya seorang anggota legislative pada umumnya untuk memuaskan hati rakyat, tidak hanya sekedar untuk pemanis di politik Indonesia.